Minggu, 22 Januari 2012

Firasat Keluarga Korban Tewas Xenia Maut

Kejadian nahas yang menewaskan delapan orang di kawasan Tugu Tani siang tadi menyisakan kepedihan bagi keluarga korban. Salah seorang anggota keluarga korban, Rohmari alias Benyamin, 60, mengaku sempat bermimpi aneh sebelum insiden Xenia maut yang menewaskan keluarganya itu terjadi.

"Saat tidur, saya bermimpi ada suara yang menyebut angkat '25-25'," kata Rohmari saat ditemui di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, Minggu 22 Januari 2012.

Rohmari kehilangan empat anggota keluarganya, yaitu Nanik Riyanti, 25, Pipit Alfia Fitriasih, 18, Suyatmi, 51, dan yang paling kecil Yusuf Sigit, 2,5. Nanik belakangan diketahui tengah hamil tiga bulan.

Selain keempat keluarganya yang tewas, tiga anggota keluarga Rohmari juga turut menjadi korban. Mereka adalah Teguh, 30, Siti Muqaromah (istri Teguh) 30, dan Kenny, 9. Ketiganya mengalami luka berat dan tengah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto.

Ketujuh orang ini berasal dari Desa Singarojo, Kecamatan Mayong, Jepara, Jawa Tengah yang sedang berlibur di Jakarta. Empat orang korban tewas rencananya akan dipulangkan untuk dikebumikan di kampung halaman.

Rohmari yang berprofesi sebagai sopir bajaj di Jakarta mengaku pasrah dan berharap aparat kepolisian dapat membantu mereka. "Kita keluarga minta tanggung jawab. Kami kehilangan empat orang sekaligus," tegasnya.

Menurut saksi mata, mobil Xenia hitam bernomor polisi B 24878 XI berlari kencang dan sempat oleng dari arah Hotel Borobudur. Mobil tersebut kemudian menabrak 13 orang pejalan kaki. Sebanyak delapan di antaranya tewas, dan sisanya mengalami luka berat.

PT Jasa Raharja mengatakan, delapan korban tewas akan mendapatkan santunan sebesarRp25 juta per orang. Sementara itu, korban luka akan mendapatkan maksimal Rp10 juta. Korban cacat permanen mendapatkan maksimal Rp25 juta.

Sementara itu, si sopir, Afriyani Susanti, yang saat ini berada di Polda Metro Jaya terancam hukuman enam tahun penjara dan denda Rp12 juta. (umi)

Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar